Road Map Direktorat Jenderal HAM terhadap Agenda Perubahan Iklim diharapkan Mampu menjadikan HAM sebagai Fokus Utama

Bagikan

Jakarta, portal.ham.go.id – Merespon dampak perubahan iklim, Direktorat Jenderal HAM bersama Raoul Wallenberg Institute (RWI) tengah menggodok sebuah road map. Dalam pembahasan di Hotel Atlet Century, Jakarta, Rabu (7/2/2024) road map Direktorat Jenderal HAM terhadap agenda perubahan iklim diharapkan mampu menjadikan HAM sebagai fokus utama.

Direktur Jenderal HAM, Dhahana Putra, yang hadir secara daring menyatakan perubahan iklim sebagai sebuah agenda strategis. Pasalnya, perubahan iklim tidak sedikit berdampak kepada kehidupan masyarakat utamanya kelompok rentan.

“Untuk itu, kami bersama RWI telah menjalin kerja sama dalam mengintegrasikan HAM ke dalam agenda perubahan iklim sejak 2020 silam,” jelasnya.

Rencananya, wacana perubahan iklim akan diintegrasikan ke dalam RANHAM generasi 6. “Isu perubahan iklim tidak bisa dipisahkan dari kerangka kerja hak asasi manusia, dan integrasi ini merupakan langkah yang sangat penting dalam agenda strategis Ditjen HAM, utamanya dalam penyiapan penyusunan RANHAM generasi ke 6,” tutur Dhahana.

Direktur Jenderal HAM menjabarkan dengan mendorong integrasi isu perubahan iklim pada RANHAM generasi ke 6, maka akan menjadi bentuk komitmen pemerintah baik terhadap perlindungan HAM maupun perubahan iklim. “Ini akan memberikan arah yang jelas dalam menyusun kebijakan yang holistik dan mendalam” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Kerja Sama Harniati, menekankan pentingnya membangun sinergi dan awareness terkait isu perubahan iklim dan HAM kepada publik dan pemangku kebijakan terkait. (Humas DJHAM)

Skip to content