Yasonna Tetapkan Target Kinerja Kemenkumham Tahun 2023

Bagikan

Jakarta, ham.go.id – Memulai kinerja di tahun 2023, Menteri Hukum dan HAM RI, Prof. Yasonna H. Laoly menetapkan target kinerja demi mendukung Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2023. Hal ini disampaikannya pada Apel Pagi Awal Tahun 2023 pada Rabu, (4/1/2023).

“Perlu saya sampaikan bahwa pada tahun 2023 ini, Kemenkumham telah menetapkan 116 (seratus enam belas) target kinerja,” tutur Yasonna. Target kinerja tersebut meliputi 77 (tujuh puluh tujuh) target kinerja di tingkat pusat dan 39 (tiga puluh sembilan) lainnya merupakan target kinerja pada satuan kewilayahan.

Target kinerja ini diharapkan dapat mengakselerasi implementasi Resolusi Kemenkumham tahun 2023 yakni “Wujudkan Kementerian Hukum dan HAM Semakin PASTI dan BerAKHLAK dengan Bekerja secara Cepat, Tepat, Ikhlas, dan Hasilnya Akuntabel sehingga dapat Mendukung Peningkatan Produktivitas untuk Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan”.

“Resolusi ini harus dapat dimaknai dengan baik, selanjutnya diimplementasikan secara nyata oleh seluruh jajaran Kemenkumham sehingga diharapkan mampu menyelesaikan tugas- tugas kita secara tuntas dan berkualitas, tidak berbelit, memiliki kepastian waktu, tidak ada penyimpangan, serta hasilnya dapat dipertanggungjawabkan dan pada akhirnya dapat menjadi prestasi kerja bagi Kemenkumham,” tutur Yasonna.

Melalui penetapan target kinerja ini, Kemenkumham diharapkan dapat menjadi instansi Pemerintah yang akuntabel, efektif, efisien, responsif, dan mampu memberikan hasil yang nyata serta dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Selain itu, diharapkan bisa berkontribusi dalam mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Maju,” tegas Yasonna.

Yasonna juga mengingatkan kembali untuk seluruh jajaran Kemenkumham RI untuk memiliki persepsi dan langkah yang sama dalam menjaga integritas sehingga mampu meminimalisir berbagai potensi penyimpangan. “Minimalisir potensi penyimpangan tugas seperti praktik pungutan liar (pungli), penyalahgunaan wewenang, korupsi, dan berbagai potensi penyimpangan lainnya,” tegas Yasonna.

Plt. Direktur Jenderal HAM, Mualimin Abdi, jajaran pimpinan tinggi di lingkungan Ditjen HAM serta seluruh pegawai Ditjen HAM turut hadir menjadi peserta apel. (Humas DJHAM)

Skip to content