Menjadi Narasumber pada Pelatihan Kebencanaan, Direktur Fasilitasi dan Informasi HAM Sampaikan Penerapan Prinsip HAM dalam Tata Laksana Bencana

Bagikan

Yogyakarta, ham.go.id – Direktur Fasilitasi dan Informasi HAM, Dadi Mulyadi, menjadi narasumber pada acara Pelatihan dalam Kebencanaan yang digelar di Yogyakarta 5 – 6 Oktober 2022. Acara tersebut terselenggara atas kerja sama antara Universitas Gadjah Mada dan Raoul Wallenberg Institute.

Dalam paparannya, Dadi menerangkan terdapat korelasi antara penerapan prinsip-prinsip HAM dengan tata laksana bencana. Setidaknya, hal ini mesti tergambarkan dengan baik dalam kebijakan maupun peraturan yang disusun.

“Pertama, kita perlu memastikan akses penikmatan hak individu maupun kelompok terhadap sumber daya alam, fisik, sosial, maupun manusia…pada saat terjadi bencana semua mendapatkan hak yang sama termasuk kelompok rentan,” kata Dadi.

Selain itu, Dadi menilai para pemangku kebijakan perlu untuk menjamin adanya hak atas akses terhadap informasi dalam penyusunan regulasi atau tata laksana bencana. “Kemudian yang tidak kalah pentingnya kita untuk memperhatikan solusi jangka panjang seperti pemulangan, relokasi, maupun integrasi lokal,” imbuhnya.

Pada kesempatan ini, Direktur Fasilitasi dan Informasi HAM juga menekankan bahwa kelompok rentan perlu mendapatkan perhatian khusus ketika terjadi bencana.

“Sebagai instansi pemerintah yang membidangi urusan HAM, kami sangat mendukung para pemangku kebijakan terkait untuk menerapkan dengan baik prinsip atau nilai-nilai HAM dalam penyusunan kebijakan kebencanaan,” jelasnya.

Selain menghadirkan Direktur Fasilitasi dan Informasi HAM, panitia juga menghadirkan sestama Basarnas selaku narasumber.

Dekan Pasca Sarjana UGM, Siti Malkhamah, membuka berlangsungnya acara. Ada pun peserta pelatihan yang digelar selama dua hari merupakan perwakilan BPBD dari sejumlah daerah. (Humas DJHAM)

Skip to content