Penyusunan Indeks HAM Terus Berlanjut, Tim Penyusun Bergegas Lakukan Identifikasi Indikator IHAMI

Bagikan

Jakarta, ham.go.id – Penyusunan Indeks Hak Asasi Manusia Indonesia (IHAMI) terus berlanjut. Bertempat di ruang rapat utama, Direktur Instrumen HAM, Betny Humiras Purba, bersama tim penyusun bergegas untuk melakukan identifikasi indikator IHAMI, Kamis (11/8).

“Penyusunan rancangan indikator ini tentunya disesuaikan dengan prinsip-prinsip dan elemen hak yang terdapat pada draft kerangka konseptual,” ujar Betny Purba.

Bersama dengan Lokataru Foundation, tim akan membagi indikator ke dalam tiga kategori yaitu hak sipil dan politik, hak ekonomi sosial budaya, dan hak kelompok rentan.

Lebih lanjut, Betny berharap pada pertemuan kali ini, forum dapat menjaring masukan dan rekomendasi seluas-luasnya terkait indikator yang tengah disusun. “Kiranya kita dapat menyamakan persepsi atas kebutuhan indikator dalam indeks HAM Indonesia,” pungkasnya.

Disampaikan pada pertemuan sebelumnya, Direktorat Jenderal HAM secara paralel juga tengah menyempurnakan draft kerangka konseptual.

Rapat yang digelar secara hybrid ini dimoderatori oleh Koordinator Instrumen Hak Ekonomi Sosial dan Budaya, Farida W Ghifari. Direktur Eksekutif Lokataru Foundation hadir memberikan sejumlah masukan pada ketiga kategori indikator yang tengah disusun.

Selepas sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi. Direktur Instrumen HAM tampak hadir mengikuti dan merespon sejumlah masukan yang mengemuka pada pertemuan kali ini.

Diproyeksikan, IHAMI dapat dirampungkan jelang akhir tahun ini. Sehingga pada tahun depan, yaitu tahun 2023 IHAMI dapat segera dilaksanakan. (Humas DJHAM)

Skip to content