Sekretaris Ditjen HAM Hadiri Acara Penguatan Pembangunan Zona Integritas yang Digelar oleh Inspektorat Jenderal

Bagikan

Jakarta, ham.go.id – Sekretaris Direktorat Jenderal HAM bersama dengan Pimti Pratama dilingkungan Direktorat Jenderal HAM dan jajaran mengikuti acara Penguatan Pembangunan Zona Integritas yang digelar oleh Inspektorat Jenderal KemenkumHAM, Selasa (10/8). Pada acara yang dilaksanakan daring kali ini, Inspektur Jenderal KemenkumHAM, Razilu, berkesempatan menyampaikan pengarahan terkait pembangunan zona integritas menuju WBK/WBBM dalam rangka menghadapi Tim Penilai Nasional (TPN).

Kepada seluruh Satker yang hadir melalui aplikasi zoom, Razilu mengungkapkan pentingnya mematangkan strategi dalam menghadapi TPN. Untuk itu, Ia menyebutkan sejumlah hal seperti peningkatan pemahaman, kesadaran, inovasi, komitmen dan konsistensi di seluruh pegawai.

Masih terkait dengan strategi menghadapi TPN, Inspektur Jenderal KemenkumHAM mengingatkan seluruh Satker agar jangan sampai ada muncul isu negatif yang mencuat ke media. “Pastikan tidak ada berita negatif yang viral,” singkat Razilu.

Karenanya, sambung Razilu, tiap Satker perlu untuk membangun relasi yang baik dengan media. Diharapkan dengan baiknya relasi tersebut, isu negatif tidak berkembang menjadi perhatian publik atau viral.
Lebih lanjut, Razilu juga menyinggung mengenai agenda Bapak Presiden yang membuat fondasi baru bagi ASN dengan BerAKHLAK dan #BanggaMelayaniBangsa. Menurut Razilu kesediaan untuk melayani bangsa merupakan aspek penting dalam Zona Integritas. “Bangga Melayani Bangsa ini jangan sampai hanya ada di poster dan status WA, tapi harus benar-benar terpatri dalam hati kita selaku ASN di KemenkumHAM,” jelas Razilu.

Sebagai informasi berdasar evaluasi TPI (Tim Penilai Internal) pada April silam, Direktorat Jenderal HAM memperoleh poin 83.50 pada nilai evaluasi ZI. Berdasarkan evaluasi tersebut, TPI menilai Direktorat Jenderal HAM dapat diusulkan sebagai Satker Berpredikat Menuju WBK. (Humas DJHAM)

Skip to content