Penguatan HAM di Kalangan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Terus Digalakan Pemerintah

Bagikan

Jakarta, ham.go.id – Penguatan HAM di kalangan satuan polisi pamong praja (Satpol PP) terus digalakan pemerintah. Salah satu bentuk penguatan ini ditunjukan dengan pelaksanaan kegiatan bimbingan teknis HAM bagi Satpol PP yang digelar di Hotel Orchadz Industri, Jakarta Pusat, Kamis (3/6).

Acara yang digelar Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri ini, turut menghadirkan Direktur Jenderal HAM dan Sekretaris Direktorat Jenderal HAM sebagai narasumber.

Di hadapan Satpol PP yang hadir siang itu, Mualimin menyatakan bahwa hukum dan HAM mesti berjalan berdampingan. “Penegakan hukum tanpa HAM akan cenderung menimbulkan sikap otoriter, namun sebaliknya HAM tanpa hukum itu bisa kebablasan,” ucap Mualimin.

Karena itu, Mualimin berharap Satpol PP yang kerap bersentuhan langsung dengan masyarakat dapat benar-benar memperhatikan keseimbangan antara hukum dan HAM manakala menjalankan tugas selaku penegak hukum di daerah.

Lebih lanjut, Mualimin juga menyatakan tugas yang dilaksanakan oleh Satpol PP merupakan salah satu bentuk pelayanan publik. “Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, terdapat sejumlah asas yang wajib dijalankan oleh pelaksana pelayanan publik, seperti profesional, adil, tidak diskriminatif, dan lain-lain,” tutur Mualimin.

Sejatinya, menurut Direktur Jenderal HAM apa yang diamanatkan di dalam UU no. 25 Tahun 2009 juga senafas dengan semangat yang dikandung di dalam prinsip-prinsip HAM. “Oleh karena itu, kami di KemenkumHAM menginisiasi program Pelayanan Publik Berbasis HAM (P2HAM) yang kini telah diimplementasikan di UPT-UPT kami. Semoga ini juga bisa diterapkan ke depannya di instansi-instansi di luar KemenkumHAM,” imbuh Mualimin.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Sekretaris Direktorat Jenderal HAM, Bambang Iriana Djajaamatdja, menyampaikan materi dengan topik Pelanggaran HAM dan Mekanisme Penanganannya.

Kegiatan bimtek HAM yang digelar bagi Satpol PP kali ini akan berlangsung dari 2-4 Juni 2021. Kasubdit Diseminasi dan Penguatan HAM Wilayah II dan Kepala Seksi Diseminasi dan Penguatan Wilayah IIC turut menjadi fasilitator selama kegiatan 3 hari di hotel Orchadz tersebut. (Humas DJHAM)

Skip to content