Pentingnya Memahami HAM bagi Pelajar

Bagikan

Semarang, ham.go.id – Direktorat Diseminasi dan Penguatan HAM menyelenggarakan kegiatan Penguatan HAM Bagi Pelajar SMA/SMK/MA di Provinsi Jawa Tengah yang diikuti 30 peserta bertempat di Setos Hotel Semarang, Rabu-Jum’at (10-12/8).

Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Diseminasi dan Penguatan HAM, Bambang Iriana Djajaatmadja; Direktur Kerja Sama HAM, Arry Ardanta sigit; Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM (Yankumham) Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah beserta jajarannya.

Sambutan Kakanwil Kemenkumham Jawa Tengah yang disampaikan Kadiv Yankum, Heriyanto, “Dalam upaya untuk mengurangi dan mengambil langkah preventif guna mencegah terjadinya pelanggaran HAM di masyarakat termasuk pelanggaran HAM dikalangan para pelajar seperti tawuran, bullying dan bentuk-bentuk kekerasan lainnya yang berakibat pada hilangnya nyawa sesama pelajar bahkan pada saat Masa Orientasi Siswa (MOS), perlu diadakan penguatan HAM bagi pelajar SMA/SMK/MA seperti ini.”

“Selanjutnya setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan juga setiap pelajar membuat Rencana Tindak Lanjut dengan membentuk atau bergabung dengan Komunitas Pemuda Pelajar Pegiat HAM (KOPPETA HAM) dan setiap tahunnya akan menjadi relawan yang mampu menyebarluaskan pemahaman HAM kepada masyarakat termasuk pelajar,” ujar Heriyanto

Tujuan dari kegiatan penguatan HAM ini adalah untuk meningkatkan penghormatan, pemenuhan, perlindungan, penegakan dan pemajuan hak asasi manusia bagi masyarakat khususnya bagi pelajar SMA/SMK/MA sebagai bentuk kewajiban dan tanggung jawab negara dalam upaya pemenuhan hak mengembangkan diri.

Hak mengembangkan diri salah satunya adalah hak untuk mendapatkan pendidikan. Hak Pendidikan dapat dipenuhi, misalnya melalui pertukaran informasi dan peningkatan sarana informasi dibidang HAM, peningkatan koordinasi dan konsultasi dalam perencanaan dan pelaksanaan hak asasi manusia dibidang pendidikan HAM melalui diseminasi dan penguatan HAM dikalangan pelajar SMA/SMK/MA sederajat termasuk masyarakat dan aparat pemerintah di Provinsi Jawa Tengah dalam upaya penanganan masalah HAM terutama bagi pelajar.

“Harapan kami dengan diadakan  penguatan HAM bagi pelajar SMA/SMK/MA, agar mengetahui bagaimana nilai-nilai HAM dapat diterapkan seperti penghormatan, perlindungan, penegakan, pemenuhan dan pemajuan HAM, memperkenalkan konsep non diskriminasi, menjaga keutuhan negara serta bagaimana menjalankan kewajiban baik sebagai individu, kelompok, pelajar ataupun sebagai warga negara”, tutup Heriyanto. (ion)

Skip to content