SELEKSI DUTA HAM 2016 BERSAING KETAT

Bagikan

Jakarta, ham.go.id – Proses seleksi Duta HAM Tahun 2016 diikuti oleh 125 peserta dan nantinya akan diambil 30 peserta terbaik untuk diikutkan dalam Penguatan HAM selama 3 hari. Seleksi administrasi hingga proses wawancara saat ini masih berlangsung, kamis (16/6).

Proses seleksi begitu ketat, karena melibatkan para pelajar dari SMA/SMK/MA di Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok dan Bekasi yang dituntut untuk dapat memahami HAM secara utuh, tidak hanya sekedar pada permasalahan yang umum, namun hingga hal-hal kecil yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari, terutama di sekolah.

Dalam sambutannya, Direktur Diseminasi dan Penguatan HAM, Bambang Iriana Djajaatmadja, “ kalian (pelajar-red) harus bisa memahami apa sebenarnya HAM itu.  HAM bukan cuma penganiayaan, pembunuhan, namun memahami HAM itu sendiri juga merupakan kebutuhan sehari-hari dalam memahami HAM”.

Pada umumnya pemahaman mengenai HAM dipahami secara sempit, sehingga hal-hal kecil seperti hukuman dari guru kepada muridnya dikategorikan sebagai pelanggaran HAM. Padahal tidak semua yang dilakukan guru itu dapat dikategorikan melanggar HAM, namun adakalanya hanya untuk membuat siswa menjadi disiplin dan bertanggungjawab terhadap perbuatannya.

Sebagai contoh, pelajar yang sering terlambat sekolah dihukum dengan membersihkan toilet atau halaman sekolah. Hal-hal tersebut jangan langsung dikategorikan melanggar hak asasi, namun perlu dilihat sebagai bentuk tanggungjawab dan membentuk sikap disiplin pelajar.

“sehingga, jangan supaya sedikit-sedikit dikatakan melanggar HAM,” imbuh Bambang Iriana.

Disela-sela sambutannya Bambang Iriana juga menyampaikan mengenai rangkaian kegiatan Direktorat Diseminasi dan Penguatan HAM selain Seleksi Duta HAM, yaitu lomba pembuatan film bernuansa HAM.

Bambang Iriana juga berharap, melalui kegiatan seleksi duta HAM dapat membantu menyebarluaskan nilai-nilai HAM.

“kalian yang disini pastinya sudah paham mengenai HAM, tapi teman-teman kalian yang ada di sekolah belum tentu memahami HAM, oleh karenanya tugas kalian untuk mensosialisasikan nilai-nilai HAM itu kepada teman lainnya”, pungkasnya. (ion)

Skip to content