Ratusan Pelajar SMPN 1 Kota Bogor Belajar HAM

Bagikan

Jakarta, ham.go.id – Sejumlah pelajar kelas VIII (delapan) SMPN 1 Kota Bogor sebanyak 300 pelajar didampingi kepala sekolah, sejumlah guru dan Ketua Komite Sekolah menimba ilmu Hak Asasi Manusia ke Direktorat Jenderal Hak Asasi Manusia. Kedatangan rombongan ini diterima langsung oleh Sekretaris Direktorat Jenderal HAM, Maryati Basir, Senin (21/3), bertempat di Aula Lantai 8.

Acara dibuka oleh Direktur Diseminasi dan Penguatan HAM, Bambang Iriana Djajaatmadja. Dalam sambutannya, Bambang Iriana menyampaikan selamat datang kepada para pelajar yang hadir di Kementerian Hukum dan HAM, khususnya di Direktorat Jenderal HAM.

“ Apa Kabar Pelajar SMPN 1 Kota Bogor???,” sapa Bambang Iriana.

“ Luar biasa, sehat semangat!!!,” jawab pelajar dengan suara gemuruh.

Lebih lanjut Bambang Iriana menyampaikan bahwa Kementerian Hukum dan HAM terdiri atas 11 Unit eselon I.

“ Kemenkumham, memiliki sebelas unit eselon I, dan salah satunya Direktorat Jenderal Hak Asasi Manusia. Direktorat ini bertugas salah satunya mendiseminasikan HAM ke seluruh Indonesia. Jadi, andaikata kalian (pelajar-red) tidak datang kesinipun, kami akan datang ke tempat kalian untuk mensosialisasikan HAM,” ungkap Bambang Iriana.

IMG_1432
Direktur Diseminasi dan Penguatan HAM, Bambang Iriana Djajaatmadja, sedang memberikan sambutan.

Pada kesempatan tersebut, Bambang Iriana juga menjelaskan maraknya kasus seperti kekerasan dan terutama Bullying di kalangan pelajar.

“Kita patut khawatir, menurut penelitian 60-70% pelajar pernah mengalami Bullying. Misalnya, teman kalian (pelajar-red) karena usil memotret teman lainnya. Setelah itu, foto dicetak dan diberikan tulisan berupa penghinaan lalu disebarluarkan. Nah, ini juga salah satu bentuk Bullying, jadi tidak boleh”, pungkas Bambag Iriana

Senada dengan Bambang Iriana, menurut Kepala SMPN 1 Kota Bogor, Sri Sugiarti “ Kami sungguh senang, bisa belajar langsung dari sumbernya. Biasanya anak-anak belajar Hak Asasi Manusia dari textbook melalui pelajaran PKn (Pendidikan Kewarganegaraan -red). Oleh karenanya, dengan datang langsung ke pusat HAM, kami sangat berharap mendapatkan pencerahan tentang HAM, terutama bagi anak-anak kami,” tutur Sri.

Sri juga berharap setelah acara diseminasi ini, rombongannya dapat pulang dengan membawa oleh-oleh berupa ilmu yang dapat disebarluaskan ke lainnya.

“Kami datang kesini, khusus kelas VIII (delapan) berjumlah 300 pelajar. Jadi, kelas VII (tujuh) dan IX (sembilan) belum dapat berkunjung kesini  (Ditjen HAM-red). Tentunya, anak-anak yang tidak ada disini juga perlu mendapatkan pemahaman tentang HAM, oleh karenanya kami berharap dapat materi yang dapat kami bawa untuk diberikan kepada yang lainnya”, pungkas Sri

Dalam acara tersebut, disampaikan materi tentang pemahaman HAM yang meliputi: hak-hak asasi secara umum, hak dan kewajiban anak, hak dan kewajiban pelajar, kewajiban dasar manusia dan bagaimana keseimbangan antara hak dan kewajiban. Materi disampaikan secara komprehensif dengan game-game menarik.

Di akhir kegiatan, Sekretaris Direktorat Jenderal HAM, Maryati Basir bertukar kenang-kenangan dengan Kepala SMPN 1 Kota Bogor, Sri Sugiarti, diikuti dengan pemberian cinderamata berupa buku-buku tentang HAM oleh Direktur Diseminasi dan Penguatan HAM, Bambang Iriana Djajaatmadja didampingi Direktur Pelayanan Komunikasi Masyarakat, Sofyan. (ion)

Skip to content