Urgensi Fasilitator HAM Mempelajari Teknik Komunikasi

Bagikan

Banten, ham.go.id – Direktorat Penguatan HAM menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) HAM bagi Calon Fasilitator, diikuti oleh 25 peserta yang bertempat di Hotel Ratu Bidakara, Serang, Selasa – Kamis (29/9 – 1/10).

Kegiatan yang dibuka oleh Kakanwil Kemenkumham Banten, Susy Susilawati, bertujuan untuk mencetak fasilitator HAM yang mampu memberikan pemahaman mengenai pentingnya hak asasi manusia untuk terus disosialisasikan dan diimplementasikan oleh aparatur pemerintah dan semua lapisan masyarakat.

Sejalan dengan hal tersebut menurut Kasubdit Program dan Bimtek HAM, Agoes Zadjuli, “Hak asasi manusia sebagai bagian yang melekat pada setiap individu harus diupayakan untuk dilindungi. Nah, agar semua pihak mengerti dan akhirnya memahami substansi tersebut, diperlukan sosialisasi masif dari aparat pemerintah khususnya para fasilitator HAM ini kepada masyarakat luas”.

Fasilitator HAM yang dimaksud dalam kegiatan ini telah mendapatkan pelatihan Penguatan HAM yang diselenggarakan sebelumnya. Sehingga, fungsi fasilitator tidak hanya memberikan bantuan dalam memperlancar proses komunikasi hak asasi manusia kepada sekelompok orang agar mereka dapat memahami atau memecahkan masalah bersama-sama, melainkan dapat menyelenggarakan penguatan HAM pada instansi masing-masing.

Agoes mengatakan bahwa semakin beragamnya unsur masyarakat, seperti kalangan petani, buruh, nelayan, aparat penegak hukum hingga birokrat menjadi tantangan tersendiri dalam menyuarakan HAM. Untuk itu, fasilitator memerlukan teknik-teknik komunikasi yang baik agar dalam menyampaikan nilai-nilai HAM dapat diterima dengan mudah.

“Terkadang, materi HAM yang mudah saja sulit untuk dimengerti bagi kalangan tertentu, apalagi materi yang rumit. Oleh karenanya, agar materi mudah maupun rumit bisa dengan mudah dipahami, diperlukan berbagai macam teknik komunikasi,” pungkasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh Kepolisian, Dosen, Kanwil Kemenkumham Banten, Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, Dinas Pendidikan Kab/Kota, dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kab/Kota Provinsi Banten. (ion)

Skip to content