Bandung akan Dinobatkan Sebagai ‘Ibu Kota’ Asia Afrika

Bagikan

Jakarta – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil telah mendeklarasikan Bandung sebagai Kota Ramah HAM (Hak Asasi Manusia) pada 2 April 2015. Para petinggi negara Asia Afrika yang hadir dalam Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) pun mengapresiasi inisiatif tersebut.

“Kami kira ini suatu inisiatif yang sangat dihargai negara-negara Asia Afrika. Nanti akan ada sambutan hangat (dari para delegasi) kepada Bandung yang telah mendeklarasikan diri sebagai kota bebas HAM,” ujar Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Kemenlu Yuri O Thamrin di JCC, Jakarta, Kamis (23/4/2015).

“Ini mendapat sambutan hangat di pertemuan Asia Afrika,” imbuhnya.

Selain mengapresiasi sebagai Kota Ramah HAM, Bandung juga akan dijadikan Ibu Kota simbolis dari Asia Afrika. Sebab di Kota Kembang tersebutlah ikatan antar negara Asia Afrika terjalin erat terutama dalam hal memberantas kolonialisme pada tahun 1965.

“Bandung akan menjadi Ibu Kota simbolis dari Asia Afrika. Saya kira ini cermin dari pengakuan negara-negara Asia Afrika, Bandung itu jadi inspirasi perjuangan 1965. Nantinya, 26 April akan diresmikan sebagai Hari Asia Afrika to celebrate Asia Africa,” terang Yuri.

Sebelumnya, Ridwan Kamil mengatakan pencanangan Bandung sebagai Kota HAM tersebut untuk merumuskan kesepakatan kriteria HAM apa saja yang akan dimasukkan dalam piagam HAM Bandung.

“Jadi hari ini adalah peristiwa bersejarah ketika kita memulai tugas untuk mengubah Kota Bandung menjadi kota Hak Asasi Manusia (HAM). Saya ingin menyampaikan bahwa Deklarasi Bandung ini hanyalah tahap awal dari proses bersejarah yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ujar pria yang akrab disapa Kang Emil, Kamis (2/4) lalu.

http://news.detik.com/read/2015/04/23/140357/2896157/10/bandung-akan-dinobatkan-sebagai-ibu-kota-asia-afrika

Skip to content