Datangi KPK, Migrant Care Berikan Data Kasus Pemerasan TKI

Bagikan

Metrotvnews.com, Jakarta: Migrant Care bersama dengan beberapa Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang pernah menjadi korban pemerasan di Bandara Soetta mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kedatangan ini bertujuan untuk melakukan audiensi antara Migrant Care dan KPK guna mendalami kasus pemerasan kepada TKI.

“Migrant Care datang untuk konsolidasikan data advokasi yang sudah kita lakukan,” ujar Direktur Eksekutif Migrant Care, Anis Hidayah, di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Rabu (6/8/2014).

Selain itu, Migrant Care juga akan melakukan diskusi dengan KPK mengenai strategi yang akan dipilih untuk membongkar praktek korupsi yang terjadi terhadap TKI. Menurut Anis, diskusi mengenai strategi yang akan dipilih ini cukup penting mengingat praktek kolusi dan korupsi yang terjadi terhadap TKI tersebut sebelumnya tidak pernah terkuak.

“Saya kira akan mendiskusikan advokasi strategis ke depan yang harus dilakukan untuk membongkar praktek kolusi korupsi yang telah dilakukan sejak tahun 1986 yang selama ini tidak pernah tersentuh,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, selain membawa data-data yang akan didiskusikan dengan KPK mereka juga membawa beberapa TKI yang pernah menjadi korban pemerasan untuk memberikan testimoni.

“Selain data kita juga bawa teman yang diperas dari tahun 2004 dan 2011, jadi diacak tahun berbeda,” tambahnya.

Sebelumnya, KPK bersama Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri, Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan, serta PT Angkasa Pura II melakukan inspeksi pada Jumat (25/7/2014) lalu. Dalam sidak itu, tim gabungan mengamankan sebanyak 18 orang yang kedapatan memeras tenaga kerja Indonesia yang baru tiba di Indonesia.

Dheri Agriesta
http://news.metrotvnews.com/read/2014/08/06/274260/datangi-kpk-migrant-care-berikan-data-kasus-pemerasan-tki

Skip to content