TPS Pindah ke Pengungsian Rawan Mobilisasi Pemilih

Bagikan

JAKARTA, KOMPAS.com – Deputi Direktur Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Veri Junaedi mengatakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) harus mewaspadai adanya mobilisasi pemilih ke tempat pemungutan suara (TPS) di pengungsian seperti di Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Menurutnya, ada celah mobilisasi karena keberadaan pemilih yang hampir tidak sesuai dengan data di lokasi yang tidak terjadi bencana.

“KPU harus berkonsentrasi pada data pemilih, sehingga tidak ada kecurangan berupa mobilisasi karena data pemilihnya sangat mungkin berubah,” ujar Veri, Selasa (11/2/2014), di Jakarta.

Veri mengatakan, pemindahan pemberian hak pilih warga ke pengungsian memang tidak mudah. Pasalnya, pemilih sudah berpencar di beberapa titik yang kelompoknya tidak lagi sama dengan TPS asalnya. Meski demikian, Veri mengapresiasi upaya KPU yang memberikan pelayanan kepada warga untuk memberikan hak pilihnya.

“Memang satu prinsip yang mesti dipegang KPU adalah pelayanan. Ini merupakan bentuk pelayanan KPU untuk memudahkan pemilih dalam menggunakan hak pilihnya sehingga harapannya partisipasinya tetap tinggi,” lanjut Veri.

Dua bulan menjelang pemilu, petugas KPU diharapkan bisa mendata perpindahan pemilih ke penungsian. Bawaslu, kata Veri, juga harus mengidentifikasi kerawanan perpindahan TPS ke pengungsian.

Sebelumnya, KPU memastikan pelaksanaan pemungutan suara di daerah sekitar Gunung Sinabung akan digelar di tempat pengungsian warga. KPU Kabupaten Karo sudah mulai mendata pemilih yang mengungsi untuk memastikan berapa warga yang pindah dan ke mana perpindahan dilakukan. Beberapa wilayah di Indonesia tertimpa bencana alam menjelang perhelatan demokrasi April 2014 mendatang.

Namun, kata Husni, penanganan persiapan pemungutan suara di setiap daerah berbeda, tergantung karakteristik daerah yang bersangkutan. Daerah yang tertimpa bencana dan menyebabkan warga harus mengungsi di antaranya Kabupaten Karo, Kota Manado di Sulawesi Utara dan DKI Jakarta.
________________________________________
Penulis : Deytri Robekka Aritonang
Editor : Inggried Dwi Wedhaswary

http://nasional.kompas.com/read/2014/02/11/0921399/TPS.Pindah.ke.Pengungsian.Rawan.Mobilisasi.Pemilih

Skip to content